Gamilah Giddan Oleh: Muhammad Daud Farma, Lc Indonesia hari ini isinya selalu tentang nikah. Pergi ke kantor dapat undangan nikah dari kawan kantor yang baru aja kerja dua bulan lalu, mampir shalat di masjid ada yang sedang melangsungkan akad nikah sehingga aku shalat di pojokan, ke pasar ada emak-emak belanja untuk bekal pesta nikah, belanja online banyak yang menawarkan gaun pengantin dan jual emas untuk mahar nikah, ke tempat wisata ada pula yang lagi foto prewed yang bentar lagi juga bakal menikah, ke Kafe niat nongkrong bersama teman yang telah pada menikah dan mereka bercerita bagaimana nikmatnya punya pasangan setelah menikah, terus aku ini kapan pula menikah? Selalu pun kalian aja kutengok yang nikah, udah sering kali aku ya menghadiri orang nikah! Kalau ditanya kapan aku nikah, aku sudah mainstrim dengan pertanyaaan itu! Aku maunya ditanya berapa mahar calon istrimu? Walaupun memang belum punya sama sekali, setidaknya kan aku lebih lega dan terhibur aja dengan...
Terlalu semangat ingin membaca Novel Assalaamu'alaikum Beijing
Karya Bunda Asma Nadia.
Senyum mentaripun begitu panas hari ini, sehingga kulit seakan jasad ini dibakar hidup-hidup.
Akan tetapi, panasnya tidak dapat mengalahkan semangatku untuk ingin pergi ke Perpustakaan Mahasiswa Indonesia Kairo (P.M.I.K.).
Dengan jarak tempuh empat puluh menit perjalanan, akhirnya tiba juga ditempat yang dituju.
Menaikki puluhan anak tangga menuju lantai empat, tempat berdanya PMIK.
Namun....
yah...
....T...U....T...U...P...
Fabaana..Aku datangya terlalu cepat.
Hehehe...
Karena terlalu lama menunggu didepan Gedung Wisma Nusantara Cairo, sehingga adzan dhuhur pun berkumandang mengingatkan dan menyeru untuk menunaikah sholat dhuhur.
Tanpa bertele-tele, kami langsung bergegas ke Masjid yang letaknya tidak jauh dari Wisma, sholat dhuhur pun dilaksanakan secara berjama'ah..
"Assalaamu'alaikum warahmatullah"
suara imam mengakhiri sholat.
Lima menit setelah usai sholat, kami bangkit dan datang kedua kalinya ke PMIK yang letaknya didalam Gedung Wisma Nusantara Kairo yang dibangun oleh Pak BJ Habibie.
Alhamdulillah..
Akhirnyaa..
...B...U...K...A...
Namun, amat disayangkan.
Novel Assalaamu'alaikum Benjingnya sudah dipinjam Mahasiswa yang datang lima menit lebih awal dariku.
"Yah... Sial deh" bisikku pelan.
Mencari-cari Novel yang baru, gak ada yang menarik hati ini untuk membacanya.
Walaupun ada, tapi sudah berkali-kali aku baca di Indonesia.
Salah satunya, KCB dan AAC.
Novel Best Seller yang ditulis oleh sastrawan yang ternama dan terkemuka di Indonesia, Beliau:Habiburrahman Elshirazy.
Adapun laskar pelangi, baru saja satu bulan yang lalu aku baca via handphone, yang aku copy paste dari komputer kakak senior berbentuk pdf.
Akhirnya...
Aku memilih Novel 99 Cahaya dilangit Eropa.
Karya:Hanum Salsabiela Rais.
yang belum sempat habis aku baca waktu di Indonesia enam bulan yang lalu.
Akhirnya bisa baca didalam PMIK dan bisa minjam Novelnya selama satu minggu, dengan syarat membawa kartu pelajar.
Bersambung...
Hehehe...
#MembacaNovelbukanlahpenghalanguntukmembacaDiktatKuliah.
*Farma
Karya Bunda Asma Nadia.
Senyum mentaripun begitu panas hari ini, sehingga kulit seakan jasad ini dibakar hidup-hidup.
Akan tetapi, panasnya tidak dapat mengalahkan semangatku untuk ingin pergi ke Perpustakaan Mahasiswa Indonesia Kairo (P.M.I.K.).
Dengan jarak tempuh empat puluh menit perjalanan, akhirnya tiba juga ditempat yang dituju.
Menaikki puluhan anak tangga menuju lantai empat, tempat berdanya PMIK.
Namun....
yah...
....T...U....T...U...P...
Fabaana..Aku datangya terlalu cepat.
Hehehe...
Karena terlalu lama menunggu didepan Gedung Wisma Nusantara Cairo, sehingga adzan dhuhur pun berkumandang mengingatkan dan menyeru untuk menunaikah sholat dhuhur.
Tanpa bertele-tele, kami langsung bergegas ke Masjid yang letaknya tidak jauh dari Wisma, sholat dhuhur pun dilaksanakan secara berjama'ah..
"Assalaamu'alaikum warahmatullah"
suara imam mengakhiri sholat.
Lima menit setelah usai sholat, kami bangkit dan datang kedua kalinya ke PMIK yang letaknya didalam Gedung Wisma Nusantara Kairo yang dibangun oleh Pak BJ Habibie.
Alhamdulillah..
Akhirnyaa..
...B...U...K...A...
Namun, amat disayangkan.
Novel Assalaamu'alaikum Benjingnya sudah dipinjam Mahasiswa yang datang lima menit lebih awal dariku.
"Yah... Sial deh" bisikku pelan.
Mencari-cari Novel yang baru, gak ada yang menarik hati ini untuk membacanya.
Walaupun ada, tapi sudah berkali-kali aku baca di Indonesia.
Salah satunya, KCB dan AAC.
Novel Best Seller yang ditulis oleh sastrawan yang ternama dan terkemuka di Indonesia, Beliau:Habiburrahman Elshirazy.
Adapun laskar pelangi, baru saja satu bulan yang lalu aku baca via handphone, yang aku copy paste dari komputer kakak senior berbentuk pdf.
Akhirnya...
Aku memilih Novel 99 Cahaya dilangit Eropa.
Karya:Hanum Salsabiela Rais.
yang belum sempat habis aku baca waktu di Indonesia enam bulan yang lalu.
Akhirnya bisa baca didalam PMIK dan bisa minjam Novelnya selama satu minggu, dengan syarat membawa kartu pelajar.
Bersambung...
Hehehe...
#MembacaNovelbukanlahpenghalanguntukmembacaDiktatKuliah.
*Farma
Komentar
Posting Komentar