Gamilah Giddan Oleh: Muhammad Daud Farma, Lc Indonesia hari ini isinya selalu tentang nikah. Pergi ke kantor dapat undangan nikah dari kawan kantor yang baru aja kerja dua bulan lalu, mampir shalat di masjid ada yang sedang melangsungkan akad nikah sehingga aku shalat di pojokan, ke pasar ada emak-emak belanja untuk bekal pesta nikah, belanja online banyak yang menawarkan gaun pengantin dan jual emas untuk mahar nikah, ke tempat wisata ada pula yang lagi foto prewed yang bentar lagi juga bakal menikah, ke Kafe niat nongkrong bersama teman yang telah pada menikah dan mereka bercerita bagaimana nikmatnya punya pasangan setelah menikah, terus aku ini kapan pula menikah? Selalu pun kalian aja kutengok yang nikah, udah sering kali aku ya menghadiri orang nikah! Kalau ditanya kapan aku nikah, aku sudah mainstrim dengan pertanyaaan itu! Aku maunya ditanya berapa mahar calon istrimu? Walaupun memang belum punya sama sekali, setidaknya kan aku lebih lega dan terhibur aja dengan...
Kami enam orang dari Darrasah Kairo, Minggu pagi banget, 06/12/2020. Pukul empat pagi kami OTW dari rumah menuju Ramsis. Tiba di Ramsis langsung nyari kereta yang berangkat sesuai jam yang telah kami check di aplikasi Egypt Train bahwa kereta tercepat pukul 05:15 dan tiba di Damietta 10:15. Kami naik kereta mukayaf/ber-AC, kursi empuk dengan tiket seharga 55.5 L.E/Rp.50.000 ribu perorang, menurut kurs hari ini 16/12/2020. Kalau bukan mukayaf dapat harga 10 hingga 15 L.E perkepala. Karena perjalanan jauh enam jam lebih, tentunya kami memilih yang kursinya yang nyaman, ruang di dalamnya tidak ada orang yang beridiri alias semua duduk menurut nomor kursi yang tertulis di tiket, tidak ada emak-emak yang sempit-sempitan dan karena iba kita mempersilakannya duduk, tidak ada yang mondar-mandir jualan kaus kaki, sarung tangan, makanan, minuman dan barang lainnya saat berhenti di setiap stasiun, tidak ada yang tidur di kabin seperti biasanya bahkan ada yang tidur di kabin, dan tentu saja t...