Gamilah Giddan Oleh: Muhammad Daud Farma, Lc Indonesia hari ini isinya selalu tentang nikah. Pergi ke kantor dapat undangan nikah dari kawan kantor yang baru aja kerja dua bulan lalu, mampir shalat di masjid ada yang sedang melangsungkan akad nikah sehingga aku shalat di pojokan, ke pasar ada emak-emak belanja untuk bekal pesta nikah, belanja online banyak yang menawarkan gaun pengantin dan jual emas untuk mahar nikah, ke tempat wisata ada pula yang lagi foto prewed yang bentar lagi juga bakal menikah, ke Kafe niat nongkrong bersama teman yang telah pada menikah dan mereka bercerita bagaimana nikmatnya punya pasangan setelah menikah, terus aku ini kapan pula menikah? Selalu pun kalian aja kutengok yang nikah, udah sering kali aku ya menghadiri orang nikah! Kalau ditanya kapan aku nikah, aku sudah mainstrim dengan pertanyaaan itu! Aku maunya ditanya berapa mahar calon istrimu? Walaupun memang belum punya sama sekali, setidaknya kan aku lebih lega dan terhibur aja dengan...
Subuh, adalah akhir dari sebuah keramaian di Kota ini, Egypt. Tadi malam semuanya masih ada di sekitarku, teman-temanku ada bersamaku. Suara mereka masih terdengar di di telingaku, jagankan suara teman-temanku, suara tetanggaku bahkan orang yang cukup jauh dari tempatku juga terdengar ketika mereka saling marah satu sama lain gara-gara sebab tertentu. Mereka berkelahinya lumanyan lama tapi berdamainya begitu cepat seakan tidak pernah saling punya masalah. Setelah subuh, aku mulai menndengar suara teman-temanku mengorok, tetanggaku bahkan kucing-kucing dan anjing-anjing yang sangat ribut di jalanan sana, yang dari kemarin sore mulutnya tak dapat ia kunci, kedengaran suaranya mendengkur. Seharusnya malam hari adalah sunyi dan suara-suara itu seharusnya terdengar pada malam hari, namun di negeri ini, Egypt, hanya burung belanda yang tidur di pohon-pohon dekat tempat kami tinggal itu yang berdisiplin dalam masalah tidur. Burung-burung belanda itu tidur di malam hari dan bersuara di p...