Gamilah Giddan Oleh: Muhammad Daud Farma, Lc Indonesia hari ini isinya selalu tentang nikah. Pergi ke kantor dapat undangan nikah dari kawan kantor yang baru aja kerja dua bulan lalu, mampir shalat di masjid ada yang sedang melangsungkan akad nikah sehingga aku shalat di pojokan, ke pasar ada emak-emak belanja untuk bekal pesta nikah, belanja online banyak yang menawarkan gaun pengantin dan jual emas untuk mahar nikah, ke tempat wisata ada pula yang lagi foto prewed yang bentar lagi juga bakal menikah, ke Kafe niat nongkrong bersama teman yang telah pada menikah dan mereka bercerita bagaimana nikmatnya punya pasangan setelah menikah, terus aku ini kapan pula menikah? Selalu pun kalian aja kutengok yang nikah, udah sering kali aku ya menghadiri orang nikah! Kalau ditanya kapan aku nikah, aku sudah mainstrim dengan pertanyaaan itu! Aku maunya ditanya berapa mahar calon istrimu? Walaupun memang belum punya sama sekali, setidaknya kan aku lebih lega dan terhibur aja dengan...
Oh Siapa Dia Oleh: Daud Farma Entahlah siapa Elok nian rupanya Melamun di waktu senja Tangan kirinya memaku dagu Tangan kanannya menunggu rindu Oh dia sedang di sana Entahlah sudah Dia mulai gelisah Sesekali ia menengok ke depan Tak seekor angsa pun menyapanya Hanya serangga berbusana merah Mendekat dan hinggap jamari indah Oh dia masih di sebelah sana Tampaknya hari mau gelap Hujan rintik mulai jatuh Berkilau lah kuku merah jambu Dia belum beranjak sayang Mungkin dia menanti seorang abang Sudah pukul delapan belas Lewat empat puluh dua Belum ada yang datang Ingin aku antar pulang Oh siapa dia Sudah dua jam lebih aku di sini Aku melangkah pergi Aku lihat dia mulai berdiri Aku berjalan pelan sekali Dia mengikutiku sayang Oh siapa dia Tiba-tiba payung menjadi atap Dia sudah berada di sampingku Maaf katanya mohon izin Berjalan berdua denganku di senja Oh siapa dia Gagang payung aku yang pegang Wajah jelita dengan senyum mengembang Aku balas senyum padanya saya...