Gamilah Giddan Oleh: Muhammad Daud Farma, Lc Indonesia hari ini isinya selalu tentang nikah. Pergi ke kantor dapat undangan nikah dari kawan kantor yang baru aja kerja dua bulan lalu, mampir shalat di masjid ada yang sedang melangsungkan akad nikah sehingga aku shalat di pojokan, ke pasar ada emak-emak belanja untuk bekal pesta nikah, belanja online banyak yang menawarkan gaun pengantin dan jual emas untuk mahar nikah, ke tempat wisata ada pula yang lagi foto prewed yang bentar lagi juga bakal menikah, ke Kafe niat nongkrong bersama teman yang telah pada menikah dan mereka bercerita bagaimana nikmatnya punya pasangan setelah menikah, terus aku ini kapan pula menikah? Selalu pun kalian aja kutengok yang nikah, udah sering kali aku ya menghadiri orang nikah! Kalau ditanya kapan aku nikah, aku sudah mainstrim dengan pertanyaaan itu! Aku maunya ditanya berapa mahar calon istrimu? Walaupun memang belum punya sama sekali, setidaknya kan aku lebih lega dan terhibur aja dengan...
Laper dan Winter
Oleh: Daud Farma
Musim dingin bawaannya lapar terus! Sejak 2014 silam sampai sekarang dia tetap istiqamah jualan hingga adzan subuh. Lepas subuh dia tidur karena sejak kemarin belum tidur. Kalau aku turun jam 1, 2 dan 3, aku ke tempat dia. Lokasinya depan pom bensin, tetangga cafe, mengarah ke Hadiqah Al-Azhar. Tapi kalau turunnya subuh, aku ke Math'am Kusyarie.
Lokasinya di pertigaan Darrasah. Jalan kaki dua menit dari tempat tinggalku. Depan Barakat seberang jalan atau depan Markas Shin ataupun Asob. Rumah makan ini buka 24 jam! Mau musim panas dan musim dingin, tetap buka. Pembelinya ramai mulai jam 11 pagi hingga 11 malam. Di atas jam tersebut adalah kebanyakan jomblo yang makan.
Pun aku, biasanya kalau bosan dengan lauk di rumah, kalau tidur cepat dan bangun malam, rasa malas masak lebih besar dibanding malas turun dari lantai 7 dan datang ke Kusyarie. Kadang setelah salat subuh juga mampir di Kusyarie.
Seperti biasa aku mesan Kusyarie, kadang Ruz Bil Bashal dan Ruz Bil Laban. Enak! 10 L.E kenyang! Hanya Math'am Kusyarie ini yang buka 24 jam di Gamaliah. Salathah-nya selalu hangat! Cocok sekali lah disantap kalau lagi cuaca minus 20 derajat celcius kebawah.
Atau bisa juga beli ayam bakar seharga 35 L.E, tapi bukanya cuma sampai jam 3 pagi. Kalau mau hemat ya makan Kusyarie saja. Sesakali boleh lah ke tempat ayam bakar depan Bank Mesir. Kalau aku turun jam 2, 3 dan 5 subuh, tidak satu batang hidung asia pun aku lihat, semuanya hidung mancung! Tapi kalau salat jama'ahnya di masjid Syaikh Saleh Ja'fari, lumanyan ada mahasiswa asia, Indonesia, Thailand dan Malasysia. Apalagi sekarang setelah subuh ada ngaji tahsin dan setor hafalan di dalam masjidnya.
Masa-masa mau imtihan, biasanya yang mahasiswa pada turun dari rumah nyari makan, paling tidak beli Indomie. Lalu balik ke rumah, masak dan makan sambil baca diktat atau baca ringkasan, kalau bosan ya buka youtube, kalau ngantuk ya minum kopi, masih ngantuk juga? Tidurlah!
Dan ujian termin satu tinggal 43 hari lagi! Wah semangat-semangat!
Bit-Taufiq wan-Najah wal-Falah was-Salah, wan-Nikah! Yang terbaik inshaAllah. Aamiin.
من عرف بعد السفر استعدّ
#Darrasah Kairo, 23 November 2019 #daudfarma

Komentar
Posting Komentar