Gamilah Giddan Oleh: Muhammad Daud Farma, Lc Indonesia hari ini isinya selalu tentang nikah. Pergi ke kantor dapat undangan nikah dari kawan kantor yang baru aja kerja dua bulan lalu, mampir shalat di masjid ada yang sedang melangsungkan akad nikah sehingga aku shalat di pojokan, ke pasar ada emak-emak belanja untuk bekal pesta nikah, belanja online banyak yang menawarkan gaun pengantin dan jual emas untuk mahar nikah, ke tempat wisata ada pula yang lagi foto prewed yang bentar lagi juga bakal menikah, ke Kafe niat nongkrong bersama teman yang telah pada menikah dan mereka bercerita bagaimana nikmatnya punya pasangan setelah menikah, terus aku ini kapan pula menikah? Selalu pun kalian aja kutengok yang nikah, udah sering kali aku ya menghadiri orang nikah! Kalau ditanya kapan aku nikah, aku sudah mainstrim dengan pertanyaaan itu! Aku maunya ditanya berapa mahar calon istrimu? Walaupun memang belum punya sama sekali, setidaknya kan aku lebih lega dan terhibur aja dengan...
Kairo dan Badai Debu Oleh: Daud Farma Kulangkahkan kakiku menuju sebuah jendela Kamarku Ingin rasanya segera membukanya Selama satu hari ini belum pernah aku buka Selama dua puluh empat jam ini belum pernah aku sentuh Selama seharian ini belum peranh memandang pemandangan indah dari jendela kamarku Hatiku rindu Rindu akan embusan angin yang sejuk Angin yang sepoi – sepoi Angin yang segar Seperti angin-angin sebelumnya Berharap angin hari ini melebihi sejuknya angin kemarin Hatiku riang Batinku tenang Jiwaku seakan melayang Merasakan sejuknya angin di dalam ruangan Ternyata kipas angin di dalam kamarku masih exist dengan embusanya Mengeluarkan angin sejuk yang aku pinta Sehingga tanganku tidak kuasa untuk membuka jendela kamarku Kini kucoba lebih dekat Lebih rapat Lebih erat Dan lebih tepat Kubuka jendela kamarku Ku pejamkan mataku Berharap angin segar masuk menghampiriku Berharap angin sejuk masuk ke dalam kamarku ...