Gamilah Giddan Oleh: Muhammad Daud Farma, Lc Indonesia hari ini isinya selalu tentang nikah. Pergi ke kantor dapat undangan nikah dari kawan kantor yang baru aja kerja dua bulan lalu, mampir shalat di masjid ada yang sedang melangsungkan akad nikah sehingga aku shalat di pojokan, ke pasar ada emak-emak belanja untuk bekal pesta nikah, belanja online banyak yang menawarkan gaun pengantin dan jual emas untuk mahar nikah, ke tempat wisata ada pula yang lagi foto prewed yang bentar lagi juga bakal menikah, ke Kafe niat nongkrong bersama teman yang telah pada menikah dan mereka bercerita bagaimana nikmatnya punya pasangan setelah menikah, terus aku ini kapan pula menikah? Selalu pun kalian aja kutengok yang nikah, udah sering kali aku ya menghadiri orang nikah! Kalau ditanya kapan aku nikah, aku sudah mainstrim dengan pertanyaaan itu! Aku maunya ditanya berapa mahar calon istrimu? Walaupun memang belum punya sama sekali, setidaknya kan aku lebih lega dan terhibur aja dengan...
Tips Betah di Pesantren
Untuk Santri/Wati:
1. Hormat pada guru.
2. Amalkan nasihat ayah&ibu.
3. Patuhi aturan/disiplin.
4. Belajar yang rajin.
5. Jadilah yang unggul. Paling tidak jangan malas belajar.
6. Bicaralah dengan mahkota pondok.
7. Jangan pulang kecuali libur (setahun sekali/dua kali).
8. Jangan sering dijenguk orang tua.
9. Jangan sering menelepon ke kampung.
10. Berperan dalam ekstrakulikuler.
11. Menghafal Al-Qur'an.
12. Sering lah baca buku/menulis kosa-kata baru.
13. Berteman dengan yang yang rajin belajar.
14. Khusus kelas lima dan kelas enam: boleh suka pada santri/wati, tapi jangan jadikan pacar. Jangan pernah mengungkapkan perasaan lewat surat-suratan atau lewat teman ke teman. Cukup dipendam dan ditahan. Jadikan perasaan itu motivasi belajar. Tapi jangan caper.
15. Bercita-cita lah yang tinggi, jadi apa pun yang kamu mau, dan gapai lah ia dengan belajar yang sungguh-sungguh!
-Daud Farma

Komentar
Posting Komentar