Gamilah Giddan Oleh: Muhammad Daud Farma, Lc Indonesia hari ini isinya selalu tentang nikah. Pergi ke kantor dapat undangan nikah dari kawan kantor yang baru aja kerja dua bulan lalu, mampir shalat di masjid ada yang sedang melangsungkan akad nikah sehingga aku shalat di pojokan, ke pasar ada emak-emak belanja untuk bekal pesta nikah, belanja online banyak yang menawarkan gaun pengantin dan jual emas untuk mahar nikah, ke tempat wisata ada pula yang lagi foto prewed yang bentar lagi juga bakal menikah, ke Kafe niat nongkrong bersama teman yang telah pada menikah dan mereka bercerita bagaimana nikmatnya punya pasangan setelah menikah, terus aku ini kapan pula menikah? Selalu pun kalian aja kutengok yang nikah, udah sering kali aku ya menghadiri orang nikah! Kalau ditanya kapan aku nikah, aku sudah mainstrim dengan pertanyaaan itu! Aku maunya ditanya berapa mahar calon istrimu? Walaupun memang belum punya sama sekali, setidaknya kan aku lebih lega dan terhibur aja dengan...
Bersama Al-Aqsa Daud Farma Laa ilaha illallah Laa hawla wala quwata illa billah. Air mata hati basah membanjiri jiwa kemanusiaan menyaksikan keadaan palestina di media sosial. Perlakuan Zionis Israel terhadap warga Palestina seakan ingin mengakhiri ajal. Namun kecintaan serta keimanan warga terhadap al-Quds tak goyah, tak gentar. Mereka ingin seperti negeri muslim lainnya yang damai dan tentram menjemput lailatul Qadar. Akan tetapi Zionis Israel berjajar, memagar bahkan menerobos ke dalam hingga mimbar, menginjak-injak sajadah suci, mengejar, memukuli, mengganggu tarawih, sahur hingga fajar. Warga Palestina berduka di bulan puasa bahkan mungkin sampai hari raya. Penduduk negeri-negeri mukmin ifthar jama'i, beridul fitri, warga Palestina terluka fisik dan hati. Gaduh, resah, rusuh, warga membela al-Quds dari musuh. Magrib, isya, tarawih, Zionis Israel masih mengganggu kenyamanan jama'ah subuh. Suara tangis dan takbir riuh bergemuruh. Jerit, himpit, granit, beribu atau sedikit...