Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Dee Lestari

Unggulan

Gamilah Giddan

Gamilah Giddan Oleh: Muhammad Daud Farma, Lc Indonesia hari ini isinya selalu  tentang nikah. Pergi ke kantor dapat undangan nikah dari kawan kantor yang baru aja kerja dua bulan lalu, mampir shalat di masjid ada yang sedang melangsungkan akad nikah sehingga aku shalat di pojokan, ke pasar ada emak-emak belanja untuk bekal pesta nikah, belanja online banyak yang menawarkan gaun pengantin dan jual emas untuk mahar nikah, ke tempat wisata ada pula yang lagi foto prewed yang bentar lagi juga bakal menikah, ke Kafe niat nongkrong bersama teman yang telah pada menikah dan mereka bercerita bagaimana nikmatnya punya pasangan setelah menikah, terus aku ini kapan pula menikah? Selalu pun kalian aja kutengok yang nikah, udah sering kali aku ya menghadiri orang nikah! Kalau ditanya kapan aku nikah, aku sudah mainstrim dengan pertanyaaan itu! Aku maunya ditanya berapa mahar calon istrimu? Walaupun memang belum punya sama sekali, setidaknya kan aku lebih lega dan terhibur aja dengan...

Reading Slump

Kenapa aku membeli buku ini? Karena tidak lain ialah aku telah jatuh cinta pada diksi-diksi Dee Lestari di tahun 2017, bukunya yang berjudul: Perahu Kertas, itu.⁣ Jujur, untuk buku ini aku tidak pernah membaca review apalagi resensi orang lain terlebih dahulu, alasannya hanya sesederhana itu: karena Perahu Kertas.⁣ ⁣ Buku ini aku beli di Gramedia Gajah Mada Medan. Kemudian setelah sampai di Kairo, kuletakkan di rak bukuku karena masih ada tiga buku lainnya yang mau aku habiskan terlebih dahulu. Setelah semuanya selesai kubaca, aku ambil lagi Aroma Karsa dari rak, kubolak-balik, aku cekal badan bukunya dengan jempol dan telunjuk: "tebal juga nih!" kataku. Kemudian kucoba mulai membaca, belum sampai satu bab aku sudah bosan! Tidak membuatku semangat menyelesaikannya! Finally kuletakkan lagi. Terus sepekan kemudian kuambil lagi karena tidak ada buku bacaan lain yang berbahasa indonesia. Kubuka lagi, kubaca dari awal, sama sekali belum dapat membuatku bergairah untuk menamatkanny...