Gamilah Giddan Oleh: Muhammad Daud Farma, Lc Indonesia hari ini isinya selalu tentang nikah. Pergi ke kantor dapat undangan nikah dari kawan kantor yang baru aja kerja dua bulan lalu, mampir shalat di masjid ada yang sedang melangsungkan akad nikah sehingga aku shalat di pojokan, ke pasar ada emak-emak belanja untuk bekal pesta nikah, belanja online banyak yang menawarkan gaun pengantin dan jual emas untuk mahar nikah, ke tempat wisata ada pula yang lagi foto prewed yang bentar lagi juga bakal menikah, ke Kafe niat nongkrong bersama teman yang telah pada menikah dan mereka bercerita bagaimana nikmatnya punya pasangan setelah menikah, terus aku ini kapan pula menikah? Selalu pun kalian aja kutengok yang nikah, udah sering kali aku ya menghadiri orang nikah! Kalau ditanya kapan aku nikah, aku sudah mainstrim dengan pertanyaaan itu! Aku maunya ditanya berapa mahar calon istrimu? Walaupun memang belum punya sama sekali, setidaknya kan aku lebih lega dan terhibur aja dengan...
Saya masuk Darul Amin awal tahun 2008. Kira-kira dua bulan di Darul Amin, saya dan teman-teman lainnya ikut jadi panitia menyiapkan acara pelantikan bapak pimpinan baru kami yang akan dilantik esok harinya. Tugasku dan kawan lainnya ngkat-angkat sofa dan kursi, bantu-bantu. beliau ialah, ayahanda kami, abuya kami, Drs. H. Muchlisin Desky, MM, yang dilantik langsung oleh bapak bupati yang aktif tahun itu, bapak, Ir. H. Hasanudin Beruh, MM, di tanah lapang atas atau di kantor utama Darul Amin sekarang. Tidak lama setelah beliau dilantik menjadi pimpinan, didatangkanlah guru-guru kami lainnya yang terhormat dari berbagai daerah. Beliau-beliau adalah alumni Pondok Modern Gontor, satu almamter dengan buya. Dan sistem pendidikan Kuliyatul Mu'alimin al-Islamiyah (KMI) pun mulai diterapkan perlahan. Selepas shalat magrib di masjid Darul Amin (2008) berdirilah secara bergantian guru-guru kami di depan seluruh santri untuk memperkenalkan diri kepada kami setelah beberapa hari di Darul...